Jumat, 23 Desember 2016
FILOSOFI SEBUAH CAHAYA
Tahukah
kamu, bahwa masing-masing dari kita adalah cahaya? Masing-masing dari kita bisa
menerangi apa yang ada di sekitarnya. Tapi kita berbeda-beda.
Ada yang
seperti matahari. Setiap saat, setiap detik, ia menerangi semua yang terlihat
olehnya. Ia menerangi banyak hal dan jangkauan cahayanya sangat luas. Ia hanya
sendiri, tapi begitu berarti bagi banyak kehidupan. Ia sering dijadikan simbol
kehangatan.
Lalu ada
yang seperti bulan. Ia tidak menghasilkan cahaya. Jika sendiri, ia tak berarti
apa-apa. Tapi ketika ada bantuan matahari, ia bisa menerangi malam dengan
sangat indah. Cahayanya begitu dirindukan oleh banyak kehidupan. Ia hadir
menerangi kegelapan malam. Ia menjadi simbol indah yang hadir dalam keheningan.
Ada juga
yang seperti lampu mercusuar. Jangkauan cahayanya sangat jauh dan begitu
terang. Ia begitu berarti bagi kapal-kapal yang ingin berlabuh. Tapi ia lupa,
ia tidak menerangi dirinya sendiri. Ia tidak menerangi apa yang ada di
sekitarnya. Ia hanya peduli pada yang jauh. Apa yang ada di bawahnya akan
sangat gelap tanpa bantuan cahaya lain. Kata orang ia adalah simbol
keselamatan. Ah, apa peduliku? Bagiku ia adalah simbol kebodohan. Bodoh
karena hanya peduli pada yang jauh tapi tak pernah menghargai dan tak pernah
berbagi pada yang dekat.
Lalu ada
juga yang seperti lilin. Ia jarang sekali hadir untuk orang lain. Ia hanya
hadir dalam keadaan terdesak atau pada momen-momen spesial. Meski begitu,
ketika kegelapan datang, ia berani mengorbankan dirinya sendiri untuk bisa
menerangi benda-benda di sekitarnya. Cahayanya tulus menerangi sekitarnya. Pada
momen spesial, ia seringkali hadir beramai-ramai. Cahayanya bisa jadi begitu
indah dan membuat suasana sangat romantis. Ia adalah simbol pengorbanan.
FILOSOFI KISAH SEEKOR BELALANG
Seekor belalang telah lama terkurung
dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya
tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di
perjalanan ia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun ia keheranan kenapa
belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dariusiaataupun bentuk tubuh?”
Belalang itupun menjawabnya, “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup dialam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan”.Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang selama ini membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
Tidakkah kita pernah mempertanyakan kepada hati nurani bahwa kita bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau kalau berkenan menyingkirkan “kotak” itu? Tidakkah kita ingin membebaskan diri agar bisa mencapai sesuatu yang selama ini dianggap diluar batas kemampuan yang kita miliki?
Beruntung sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu teman, teruslah berusaha mencapai apapun yang kamu ingin capai. Sakit memang, lelah memang, tetapi bila kamu sudah sampai kepuncak, semua pengorbanan itu pasti terbayar.
Kehidupan anda akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup pilihan anda. Bukan cara hidup yang seperti mereka pilihkan untuk anda…
Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dariusiaataupun bentuk tubuh?”
Belalang itupun menjawabnya, “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup dialam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan”.Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang selama ini membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
Tidakkah kita pernah mempertanyakan kepada hati nurani bahwa kita bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau kalau berkenan menyingkirkan “kotak” itu? Tidakkah kita ingin membebaskan diri agar bisa mencapai sesuatu yang selama ini dianggap diluar batas kemampuan yang kita miliki?
Beruntung sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu teman, teruslah berusaha mencapai apapun yang kamu ingin capai. Sakit memang, lelah memang, tetapi bila kamu sudah sampai kepuncak, semua pengorbanan itu pasti terbayar.
Kehidupan anda akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup pilihan anda. Bukan cara hidup yang seperti mereka pilihkan untuk anda…
FILOSOFI OMBAK LAUT
Pernahkah anda merenung dan memikirkan
alam semesta? Pernahkah anda berpikir bahwa seisi alam semesta ini adalah
pelajaran bagi kita sebagai manusia? Semua isi alam semesta adalah guru yang
paling sempurna dan bijaksana bagi manusia, Semua pelajaran hidup semua ada di
sana, termasuk binatang-binatang juga bisa kita tarik sebagai pelajaran. Coba
perhatikan binatang-binatang di sekitar kita tentu ada hikmah yang bisa kita
ambil dari tingkah dan perilaku binatang tersebut.
Selain binatang tumbuh-tumbuhan juga
bisa kita ambil pelajaran berharga darinya. Contoh pohon yang tinggi dan besar
serta kuat maka dia akan berhadapan dengan angin yang besar pula, sementara
rerumputan tak akan terpengaruh sedikit pun bila ada angin besar atau badai
sekalipun, namun rerumputan tak akan bisa luput dari injakan-injakan yang akan
membuat kehidupannya rusak. Pelajaran yang kita bisa ambil dari tumbuhan ini
adalah lebih baik kita menjadi orang besar dengan resiko besar dari pada
menjadi orang lemah da hidup dalam kehinaan.
Kali ini kita bukan akan membahas
tentang binatang dan tumbuh-tumbuhan, kita akan membahas tentang fenomena alam
yang luar biasa yaitu ombak laut, dan saya berharap ombak laut ini akan menjadi
inspirasi bagi ombalaut.com untuk bisa meniru apa yang menjadi kebiasaan ombak
di lautan luas dan samudera. Anda pasti pernah ke pantai dan menikm,ati
keindahan ombak bergulung-gulung di lautan dan berangsur-angsur menyentuh kaki
anda dan berulang-ulang entah sampai kapan tak ada yang tahu.
Kebanyakan orang hanya tahu
keindahan pantai dengan ombak-ombaknya yang selalu bergemuruh, namaun jarang
berpikir apa yang ada di dalam ombak laut tersebut. Ombak laut akan selalu
bergulung menerjang pantai dan tak pernah berhenti, yang ada di sekitar pantai
juga tak akan luput dari terjangan mereka, mereka tak perduli apan pun yang ada
di pantai, mereka hanya akan melakukan itu selamanya.
Pelajaran yang bisa kita petik dari
ombak di laut dalam kehidupan kita adalah:
1. Keikhlasan.
2. Ketidak putus asaan.
3. Konsisten.
4. Kesetiaan
4. Kesetiaan
Mengapa saya mengambil kesimpulan
bahwa "Keikhlasan" adalah melambangkan filosofo ombak laut? Karena
jelas ombak laut akan selalu membasahi diri anda ketika anda berada di pantai,
mereka tak pernah mengharapkan anda memberi imbalan apapun untuk semua
perbuatannya, bahkan mereka tak pernah terpengaruh kepada perilaku anda yang
kesal atas perbuatan mereka yang membuat anda basah kuyup sekujur tubuh.
Filosofi ombak laut yang kedua
adalah Ketidak putus asaan. Coba lihat ombak akan selalu menghampiri dan
mendekati anda, walaupun anda tak pernah menerima dan membiarkan mereka pergi,
mereka akan datang lagi kepada anda dan melakukan hal yang sama, mereka akan
melakukan itu tanpa merasa lelah sedikit pun, mereka tak pernah putus asa atas
perilaku anda yang tak menghiraukan mereka.
Untuk masalah cinta kita juga bisa
meniru apa yang dilakukan oleh ombak ini. Tapi jangan salah paham, saya bukan
menyuruh anda untuk melakukan atau mengharapkan secara terus menerus kepada
orang yang anda cintai untuk menerima anda jika dia sudah menolak anda. Jika
orang yang anda cintai menolak anda tentu tidak etis untuk terus-menerus
mengharapkannya atau memaksanya. Kalau ingin mengambil pelajaran dari ombak
laut dalam masal;ah cinta, inilah yang harus anda lakukan, jika dia menolak
anda janganlah anda membencinya, namun tetap berbuatlah hal yang baik padanya
tanpa ada imbalan apa pun, tetap sayangi dia walaupun tak ada harapan lagi
untuk bersanding bersama, dan do'akanlah dia agar bahagia, dan lakukan ini
terus-menerus seperti ombak laut yang tiada akhir.
Filosofo ombak laut yang ketiga
adalah Konsisten, ombak laut akan melakukan hal yang sama sepanjang masa dan
tak akan pernah berhenti sesaat pun.
Ke empat adalah Kesetiaan yang bisa kita petik pelajaran dari ombak laut. Ombak laut takkan pernah menyentuh, menghampiri, dan membasahi selain pantai. Hanya pantailah yang menjadi akhir dari tambatan kesetiaannya selamanya.
Ke empat adalah Kesetiaan yang bisa kita petik pelajaran dari ombak laut. Ombak laut takkan pernah menyentuh, menghampiri, dan membasahi selain pantai. Hanya pantailah yang menjadi akhir dari tambatan kesetiaannya selamanya.
ARTI KESEMPURNAAN
Kahlil
Gibran bertanya pada gurunya
“Bagaimana
caranya agar kita mendapatkan sesuatu yg paling sempurna dlm hidup?”
“Berjalanlah
lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu &
jangan pernah kembali kebelakang.” jawab sang guru
…Setelah
berjalan dan sampai di ujung taman, Gibran kembali dg tangan hampa . . .
Lalu guru
bertanya “Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga 1 pun?”
Gibran : ”
Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya tapi aku tdk memetiknya karena aku pikir
mungkin yg di depan pasti ada yg lbh indah, namun ketika aku sudah smp di
ujung, aku baru sadar bahwa yg aku lihat tadi adalah yg terindah, dan aku pun
tak bisa kembali kebelakang lagi!”
Dgn
tersenyum guru berkata:
“Ya,
itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan
pernah mendapatkannya,karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah
ada,yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan.”
Bagaimana
mengambil kesimpulan dari cerita diatas: Kesempurnaan didunia bersifat fana,
makin dicari kadang kecewa yang kita dapatkan. Guru Khalil Gibran
memberikan panduan bagaimana dalam mencari kesempurnaan yang diumpamakan seseorang
berjalan di jalan yang kiri kanannya berupa kebun penuh bunga.
Pada saat
berjalan beberapa langkah dengan mengamat2i dan membanding2kan, akhirnya
ditemukan bunga yang cantik. Pada saat menemukan bunga yang cantik, segeralah
berhenti dan memetiknya, jangan lagi menoleh kebelakang atau berjalan terus
berharap ada bunga lainnya didepan yang lebih cantik.
Bunga yang
cantik sekalipun pasti tersimpan kekurangan. Di kala kita siap dengan
kekurangan itulah sejatinya kesempurnaan.
FILOSOFI DAUN
Jadilah seperti daun, walau tak
seindah bunga tapi ia tetap mempunyai peran yang lebih utama dari bunga.
Daun adalah organ terpenting bagi
tumbuhan untuk melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof
obligat, ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi
cahaya menjadi energi kimia. Kita tahu bahwa proses fotosintesis sendiri
berlangsung didalam daun. Dimana dibutuhkannya CO2 dan klorofil dengan bantuan
sinar matahari maka menghasilkan O2 yang dibutuhkan bagi kehidupan makhluk
lainnya. Seperti hewan dan juga manusia.
Belajar hidup dari filosofi daun.
Karena daun tahu bahwa ia bertugas memberi kehidupan untuk pohonan. Maka ia
menjalankan tugasnya sebagai daun dengan tidak menuntut menjadi akar, karena ia
sadar akan kodratnya sebagai daun.
Daun tahu suatu saat ia pasti akan
rontok, ia jatuh ke tanah. Karena itu ia pun tidak membenci ketika angin
menjatuhkannya. Atau pun marah ketika ulat-ulat menggerogoti dirinya. Ia adalah
contoh sifat pasrah atas kodratnya. Penyerahan hidup atas segala
kepemilikannya. Yang tertuju baginya ialah manfaat yang mampu ia berikan kepada
lainnya.
Pada saat ia jatuh berguguran ia
tetap memandang tunas-tunas yang tumbuh menggantikannya. Tugasnya memberi
kehidupan kepada pohon tidak pernah purna meski ia telah jatuh dari dahannya.
Ketika daun telah jatuh ke tanah
dirinya tetap bisa bermanfaat bagi kehidupan lainnya. Ia menjadi makanan
cacing, menjadi humus yang memberikan mineral-mineral lain bagi kehidupan sang
pohon. Mengapa kita tidak belajar kepada daun yang tetap bermanfaat bagi
kehidupan kendati ia telah rontok ke tanah???
Langganan:
Komentar (Atom)
