Generasi Muda adalah generasi yang masih mebentuk Jati Diri demi menemukan
sebuah identitasnya, membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila, tentu ini merupakan sebuah fenomena yang tidak asing lagi kita
temukan dilingkungan sekitar kita bahwasanya generasi muda harus benar-benar
memiliki karakter yang demokratis dalam arti menjunjung segala aspek yang
meliputi nilai . Baik itu nilai didalam lingkungan keluarga, sekolah atau
masyarakat sekalipun, pada zaman seakarang ini generasi muda kita mulai
tergerus identitasnya, disuguhkan dengan berbagai permasalahan yang mengancam
dirinya sendiri yang lambat laun akan terasa akibatnya dan menjadi ke
khawatiran kita bersama selaku kaum pendidik yang notabene membentuk karakte
generasi muda sebagai generasi yang
tangguh dan siap di terjunkan sebagai generasi penerus bangsa untuk kedepannya.
saat ini keterbukaan informasi sudah dapat merubah perilaku generasi muda,
begitu mudahnya mengakses berbagai macam informasi baik itu informasi yang
dapat menumbuhkan perilaku yang wajar dalah hal kaitannya dengan pendidikan,
atau bahkan cenderung kearah yang negatif. Hal ini sudah menjadi sasaran kita
selaku pendidik, dimana disintegrasi bangsa sangat mungkin terjadi dikarenakan
generasi muda kita disuguhkan oleh media informasi yang terbuka, dimana sudah
tidak ada lagi kontrol dari pemerintah selaku pemangku kebijakan secara
nasional.
Dalam hal ini sekolah harus
benar-benar menjadi pelopor utama dalam membentuk karakter generasi muda
(siswa) yang lebih baik, perlu danya pembinaan melalui organisasi-organisasi
internal sekolah sebagai awal pendidikan politik menuju masyarakat yang
benar-benar demokartis. Pembinaan kesiswaan dalam hal ini merupakan perantara
dalam mewujudkan organisasi siswa yang berkualitas, hal tersebut sesuai dengan
definisi organisasi yaitu suatu usaha dalam mencapai tujuan bersama. Tujuan
bersama dimaksud adalah tujuan yang benar-benar mencapai kaidah demokrasi dalam
mewujudkan demokratisasi siswa disegala aspek kehidupan masyarakat. Hal
tersebut akan tersalurkan melalui peranan organisasi internal sekolah yang
senantiasa memberikan rasa antusias kepada seluruh siswa sekolah demi
tercapainya kehidupan siswa sekolah yang demokratis. Atas dasar cita-cita
itulah penakanan sikap demokratis terhadap generasi muda Indonesia harus segera
diwujudkan, melalui generasi muda Indonesia sebagai pelopor penggerak perubahan
menuju Indonesia yang berdemokratis. Salah satu wujud penanaman sikap
demokratis siswa yaitu melalui organisasi-organisasi intra sekolah sebagai
titik awal penekanan nilai-nilai demokrasi yang diharapkan dapat menumbuhkan
sikap mentalitas seorang generasi muda Indonesia yang menjunjung tinggi kaidah
demokrasi sebagai alat untuk bersaing dalam menghadapi tantangan global.
Dari fungsi dan manfaat
organisasi siswa intra sekolah dapat dilihat bahwa upaya menumbuhkan sikap
demokratis siswa telah tertanam didalam sebuah organisasi intra sekolah dimana
pada dasarnya organisasi intra sekolah membentuk karakter generasi muda
Indonesia khususnya pada masa remaja yang rentan akan pengaruh-pengaruh budaya
luar. Dalam hal itulah peran dan fungsi organisasi intra sekolah harus
senantiasa dikembangkan agar upaya menumbuhkan sikap demokratis siswa sekolah
dapat terwujudkan melalui pembinaan kepemimpinan yang senantiasa memiliki sikap
berbudi pakerti luhur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar