Selasa, 06 Desember 2016

APA ITU REALISME?



Realisme adalah suatu aliran filsafat yang luas yang meliputi materialisme disatu sisi dan sikap yang lebih dekat kepada idealisme objektif di pihak lain. Realisme adalah pandangan bahwa objek-objek indera adalah riil dan berada sendiri tanpa bersandar kepada pengetahuan lain atau kesadaran akal . Diketahuinya atau menjadi objek pengalaman, tidak akan mempengaruhi watak sesuatu benda atau mengubahnya. Benda-benda ada dan kita mungkin sadar dan kemudian tidak sadar akan adanya benda-benda tersebut, tetapi hal itu tidak mengubah watak benda-benda tersebut. Benda-benda atau bojek memang mungkin memiliki hubungan dengan kesadaran, namun benda-benda atau objek tersebut tidak diciptakan atau diubah oleh kenyataan bahwa ia diketahui oleh subjek. Aliran Realisme dalam filsafat bersanding dekat dengan aliran Idealisme meski dalam posisi yang dikotomik. Dalam pengertian filsafat, realisme berarti anggapan bahwa objek indera kita adalah real.; benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannnya dengan pikiran kita Realisme menegaskan bahwa sikap common sense yang diterima orang secara luas adalah benar, artinya bahwa bidang alam atau objek fisik itu ada, tak bersandar kepada kita, dan bahwa pengalaman kita tidak mengubah fakta benda yang kita rasakan.  Dalam perspektif epistemologi maka aliran realisme hendak menyatakan bahwa hubungan antara subjek dan objek diterangkan sebagai hubungan dimana subjek mendapatkan pengetahuan tentang objek murni . karena pengaruh objek itu sendiri dan tidak tergantung oleh si subjek. Pemahanan subjek dengan demikian ditentukan atau dipengaruhi oleh objek. Realisme dalam filsafat terdiri dari beberapa jenis, mulai dari personal realisme , realisme Platonik atau konseptual atau klasik Asumsi yang dipakai adalah bahwa yang riil itu bersifat permanen dan tidka berubah sehingga ide atau universal adalah lebih riil daripada yang individual . Selain itu muncul pula jenis relisme yang lebih menarik yang diwakili oleh Aristoteles. Menurutnya dunia yang riil adalah dunia yang dirasakan sekarang, dan bentuk serta materi tak dapat dipisahkan. Realitas justru terdapat dalam benda-benda kongkrit atau dalam perkembangan benda-benda itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar