kalian tahu kenapa kita
harus belajar lewat filosofi embun? karena embun banyak mengajarkan banyak hal.
Saat itu saya melihat butiran embun yang halus di udara, seperti air yang tak
terlihat. Namun dapat dirasakan kesejukkannya. Embun itu ada dan nyata. ia
tidak pernah memilih untuk ada di daun mana ia harus menempel, tapi
butiran-butirannya tetap akan terbentuk. Darinya kita belajar untuk percaya
diri dan menjadi diri sendiri untuk. Sebab, Tuhan tahu segalanya dan tahu yang
sebenarnya akan potensi kita. Bentuknya yang sederhana, bening, dan mampu
berubah bentuk mengikuti lingkungan tempatnya berpijak membuat daun-daun betah
menjadi tempat persinggahannya. Karena ketenangan embun tak membuat dedaunan
risih akan adanya. Dari embun kita harus belajar untuk bersikap tenang dalam
setiap keadaan. Tidak mengeluh akan posisi apa yang akan kita terima.
Kesejukkannya banyak memberikan manfaat untuk semua orang dan bahkan tumbuh-tumbuhan. Kegerahan mampu tersingkirkan oleh sejuknya embun pagi. Sebutir airnya memberikan arti lebih untuk kita semua. "ya, " embun yang begitu sederhana bukan? kesederhanaannya bukanlah tipuan. Karena Tuhan telah menciptakannya dengan keindahan yang abstrak. Dari embun kita belajar untuk menyukai hati yang sederhana dan penuh kasih.
Kesejukkannya banyak memberikan manfaat untuk semua orang dan bahkan tumbuh-tumbuhan. Kegerahan mampu tersingkirkan oleh sejuknya embun pagi. Sebutir airnya memberikan arti lebih untuk kita semua. "ya, " embun yang begitu sederhana bukan? kesederhanaannya bukanlah tipuan. Karena Tuhan telah menciptakannya dengan keindahan yang abstrak. Dari embun kita belajar untuk menyukai hati yang sederhana dan penuh kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar