‘Ketulusan’..,
Sebuah kata yang sering kali diucapkan kita kepada orang- orang yang
kita sayangi, orang tua kepada putra- putrinya, seseorang kepada kekasih
atau pasangannya, dll. Tapi tahukah kalian apa arti ‘Ketulusan yang
Sebenarnya’..?
Arti ‘Ketulusan yang Sebenarnya’ adalah sikap perhatian, selalu ingat, dan mau memberikan apapun kepada orang lain dengan ikhlas
Ketulusan hati di jaman sekarang
sudah menjauh dari hidup manusia. Mengapa bisa terjadi? Hal ini bisa terjadi,
karena manusia lebih mementingkan egoismenya. Apa yang dilakukan itu demi
kepentingan dirinya sendiri saja. Kepentingan sesama dikesampingkan.
Orang yang memiliki ketulusan hati yang besar biasanya mengerjakan sesuatu tanpa tedeng aling-aling. Orang seperti ini berani menularkan apa yang dimilikinya kepada sesamanya. Ilmu yang dimiliki itu bukan dipakai hanya untuk diri sendiri. Ilmu yang dimiliki itu digunakan untuk kesejahteraan sesama.
Orang yang tulus hati biasanya berani mengorbankan hidupnya bagi sesamanya. Ia tidak peduli seberapa besar korban yang akan ia berikan. Baginya, korban itu menjadi suatu keharusan. Mengapa? Karena itulah hakekat manusia. Manusia mesti berani memberikan hidupnya bagi sesamanya.
Sebagai orang beriman, kita diajak untuk senantiasa memiliki hati yang tulus terhadap sesama kita. Kita ingin melakukan sesuatu untuk sesama dengan sepenuh hati kita. Dengan demikian, kita dapat menyumbangkan hidup dan karya kita bagi sesama. Kita dapat membangun suatu relasi yang baik yang dapat menyejahterakan sesama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar