Kamis, 22 Desember 2016

Aliran Positifisme



Filsafat aliran ini pertama kali muncul pada abad ke-19 dan diambil dari kata fositif yang artinya factual aliran ini menganggap segala uraian dan persoalan yang di luar sebagai fakta atau kenyataan dikesampingkan.oleh karena itu metafisika ditolak. Filsafat ini diantarkan oleh August Comte (1798-1857) yang dilahirkan di Montpellier pada tahun 1798 dari keluarga pegawai negeri beragama Katolik.
Menurut Comte, perkembangan pemikiran manusia berlangsung dalam tiga tahap atau tiga zaman yaitu:
1.      Tahap zaman teologis, orang mengarahkan rohnya pada hakekat “batiniah “ segala sesuatu, kepada “sebab pertama” dan “tujuan terakhir”
2.      Tahap zaman metafisika, sebenarnya hanya mewujudkan pada suatu perubahan saja. Sebab kekuatan-kekuatan adikodrati atau dewa-dewa hanya diganti dengan kekuatan-kekuatan yang abstrak
3.      Tahap zaman positif adalah ketkika orang tahu bahwa tiada gunanya untuk berusaha mencapai pengenalan atau pengetahuan yang mutlak, baik pengenalan teologis maupun pengenalan metafisis. Ia tidak mau lagi melacak, tetapi menemukan hukum-hukum kesamaan dan urutan yang terdapat pada fakta-fakta yang telah dikenal atau yang disajikan kepadanya yaitu dengan pengamatan atau dengan menggunakan akalnya.

Sumber: Hadiwijono, Harun. 1980. Sari Sejarah Filsafat Barat 2. Jakarta: Kanisius.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar